Jumat, 12 Agustus 2011

MAKANAN DAN MINUMAN TRADISIONAL

TIWUL
 
    Tiwul merupakan makanan pokok sebagian kecil penduduk gunungkidul. tiwul terbuat dari ketela pohon yang dijemur sampe kering, di tumbuk sampai halus dan disaring, diberi sedikit air dan di buat bulat-bulatan kecil-kecil lalu di kukus sampai masak. biyasanya tiwul dihidangkan dengan sayur tempe.

DAWET
   Dawet merupkan minuman pelepas dahaga yang cukup populer di yogyakarta. Salah satu unsur dawet adalah cendol. untuk membuat cendol, panaskan tepung beras hingga mendidih dan tuang dengan saringan kedalam baskom yng berhisi air dingi. tepung beras yang jatuh kedalam air dingin akan mengental membentuk cendol. masukan cendol ke dalam mangkuk, tambahkan santan kelapa dan sirup gula jawa. untuk menambah sedap, tambahkan daun pandan wangi ketika membuat sirup gula kelapa. di pasar tradisional masih kita temukan penjual dawet yang menjajakan daganganya dengan memakai tengggok, wadah besar dari anyaman bambu.
   Makanan dan minuman tradisional di buat dengan bahan yang tersedia di wilayah DIY. di daerah gunungkidul dan kulon progo dapat di temui makanan berbahan dasar ketela pohon,di daerah sleman dan bantul bnyak ditemui makanan berbahan dasar beras dan jagung. ciri khas ,makanan dari yogyakarta terletak pada citarasanya yang cenderung mannis.

Jumat, 05 Agustus 2011

MENGAJARKAN KEASYIKAN SAINS

     Anak-anak menyukai sains. mereka bersemmangat untuk melakukan kegiatan seperti menggunakan magnet untuk menarik benda, mengamati mertamorfosis kupu-kupu, mengembangkan kristal, dan mencari pola-pola bintang. mereka senang melakukan percobaan percobaan yang berkaitan tentang sains, ilmu hayat, serta ilmu bumi dan angkasa. bimbingan gura dapat mendorong rasa ingin tahu, sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih dalam tentang kedisplinan ilmu tersebut.
     Buku ini bertujuan untuk  memberikan kesempatan pada para siswa agar dapat terlibat langsung dalam berbagai penelitian sains. pendekatan langsung akan mendorong para siswa untuk memahami konsep-konsep sains, memperhatikan kepada mereka cara-cara menerapkan konsep tersebut, serta memperkenelkan dan memperkuat ketrampilan yang menjadi peneliti yang madiri.
     Guru dapat menyesuaikan percobaan-percobaan di buku ini berdasarkan tingkatan kelas siswa dengan menambah atau mengurangi banyaknya informasi yang di berikan. misalnya, dalam pecobaan l, "berbagai jenis", siswa memperagakan moleku-molekul yang tersusun atas 2 atm, akan tetapi anda juga dapat memperkemnalkan kepada siswa-siswa dari kelas yang lebih timggi untuk merangkai molekul-molekul dan menunjukan cara molekul tersebut bergabung, seperti air yang merupakan gabungan antara 2 atum hidrogen dan 1 atum ogsigen.