Anak-anak menyukai sains. mereka bersemmangat untuk melakukan kegiatan seperti menggunakan magnet untuk menarik benda, mengamati mertamorfosis kupu-kupu, mengembangkan kristal, dan mencari pola-pola bintang. mereka senang melakukan percobaan percobaan yang berkaitan tentang sains, ilmu hayat, serta ilmu bumi dan angkasa. bimbingan gura dapat mendorong rasa ingin tahu, sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih dalam tentang kedisplinan ilmu tersebut.
Buku ini bertujuan untuk memberikan kesempatan pada para siswa agar dapat terlibat langsung dalam berbagai penelitian sains. pendekatan langsung akan mendorong para siswa untuk memahami konsep-konsep sains, memperhatikan kepada mereka cara-cara menerapkan konsep tersebut, serta memperkenelkan dan memperkuat ketrampilan yang menjadi peneliti yang madiri.
Guru dapat menyesuaikan percobaan-percobaan di buku ini berdasarkan tingkatan kelas siswa dengan menambah atau mengurangi banyaknya informasi yang di berikan. misalnya, dalam pecobaan l, "berbagai jenis", siswa memperagakan moleku-molekul yang tersusun atas 2 atm, akan tetapi anda juga dapat memperkemnalkan kepada siswa-siswa dari kelas yang lebih timggi untuk merangkai molekul-molekul dan menunjukan cara molekul tersebut bergabung, seperti air yang merupakan gabungan antara 2 atum hidrogen dan 1 atum ogsigen.
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 05 Agustus 2011
Jumat, 29 Juli 2011
FLORA DI YOGYAKARTA
Hasil utama pertanian masyarakat yogyakarta adalah padi,ketela pohon,dan jagung. adapun untuk produk hortikultura, masyarakat yogyakarta menanam pisang,jeruk, kelapa, pepaya, manggis, durian, semangka, waluh, mentimun, melon,mangga dan salak.
Dikawasan merapi yang merupakan benteng terkhir flora endemik jawa terdapat 52 jenis anggrek. beberapa jenis di antaranya terancam punah seperti anggrek pandan (Vanda tricolor) dan anggrek kantong semar. adapula tumbuhan berbunga seperti cakra genu, dan dadap duri yang menjadi makanan bagi satwa liar, buah arbei hutan, sebagai makanan kesukaan burung, dan runjung pinus yang menjadi makanan tupai dan betet.
Disamping itu, terdapat tidak kurang dari 32 jenis tumbuhan hutan yang berfngsi untuk pengobatan. batang pohon kina, misalnya, berhasiat mngobati malaria. di lereng merapi tertanam kurang lebih 73 jenis tumbuhan paku. diantaranya adalah paku saramg burung dan suplir.
ada 2 tumbuhan yangt menjadi khas DIY:
VANDA TRICOLOR
Vanda tricolor atau anggrek pndan adalah salah satu snggre3k khas gunung merapi yang terancam punah. anggrek ini berbunga putih dengan bercak ungu kemerahan dan bisa tumbuh epivit di pohon dadap, angsana, dan lain-lain. bencana awan panas tahun 1994 dan 2006 telah menghanguskan 80% habitat asli anggek ini. kebakaran di pelawangan turgo tahun 2002 juga turut mengancam keberadaanya.
Perburuan manusia di simnyalir turut serta membuata anggrek ini usah di temui di habitat aslinya. amggrek ini hidup di pohon yang memiliki retakan pada kulit batang untung tempat melekatnya akar dan lumut sebagai penjaga kelembapan.
SALAK PONDOH
Salak pondoh pertama kali di temukan di kecanatan turi seleman. pada awalnya salak ini hanya di peruntukan bagi kalangan kelurga keraton yogyakarta. lambat laun jenis salak ini di budidayakan dan kemidian tersebar ke berbagai plosok jawa. salak pondoh memiliki cita rasa yang manis, tidak sepeti salak lainya yang sepat kalau masih muda. selain jenis nglumut ada juga yang warna kulitnya outih kekuning kuningan yang di namakan salaak gading.
Dikawasan merapi yang merupakan benteng terkhir flora endemik jawa terdapat 52 jenis anggrek. beberapa jenis di antaranya terancam punah seperti anggrek pandan (Vanda tricolor) dan anggrek kantong semar. adapula tumbuhan berbunga seperti cakra genu, dan dadap duri yang menjadi makanan bagi satwa liar, buah arbei hutan, sebagai makanan kesukaan burung, dan runjung pinus yang menjadi makanan tupai dan betet.
Disamping itu, terdapat tidak kurang dari 32 jenis tumbuhan hutan yang berfngsi untuk pengobatan. batang pohon kina, misalnya, berhasiat mngobati malaria. di lereng merapi tertanam kurang lebih 73 jenis tumbuhan paku. diantaranya adalah paku saramg burung dan suplir.
ada 2 tumbuhan yangt menjadi khas DIY:
VANDA TRICOLOR
Vanda tricolor atau anggrek pndan adalah salah satu snggre3k khas gunung merapi yang terancam punah. anggrek ini berbunga putih dengan bercak ungu kemerahan dan bisa tumbuh epivit di pohon dadap, angsana, dan lain-lain. bencana awan panas tahun 1994 dan 2006 telah menghanguskan 80% habitat asli anggek ini. kebakaran di pelawangan turgo tahun 2002 juga turut mengancam keberadaanya.
Perburuan manusia di simnyalir turut serta membuata anggrek ini usah di temui di habitat aslinya. amggrek ini hidup di pohon yang memiliki retakan pada kulit batang untung tempat melekatnya akar dan lumut sebagai penjaga kelembapan.
SALAK PONDOH
Salak pondoh pertama kali di temukan di kecanatan turi seleman. pada awalnya salak ini hanya di peruntukan bagi kalangan kelurga keraton yogyakarta. lambat laun jenis salak ini di budidayakan dan kemidian tersebar ke berbagai plosok jawa. salak pondoh memiliki cita rasa yang manis, tidak sepeti salak lainya yang sepat kalau masih muda. selain jenis nglumut ada juga yang warna kulitnya outih kekuning kuningan yang di namakan salaak gading.
Langganan:
Postingan (Atom)